Sunday, March 29, 2020

Manfaat dan Resiko Sistem Keuangan P2P Lending

0

Masyarakat modern memiliki banyak pilihan dalam mengelola keuangan mereka. Selain menabung, masyarakat modern lebih memilih untuk melakukan investasi. Investasi yang mereka lakukan dapat berupa emas, saham, properti dan deposito. Seiring dengan berjalannya waktu, kita dapat menemukan jenis investasi baru yang dikenal dengan nama p2p lending. Sistem keuangan ini menjadi alternatif investasi terbaru guna mendapatkan dana pinjaman usaha.



Di Indonesia sendiri, industri investasi berbasis internet ini sedang mengalami perkembangan yang cukup tinggi. Pelaku UKM atau Usaha Kecil Menengah merupakan fokus utama dari sistem keuangan Peer to Peer. Tak mengherankan jika pelaku UKM tersebut akan diberikan kemudahan dalam melakukan pinjaman dana. Mereka juga tidak akan dikenakan bunga pinjaman yang besar ketika melakukan pinjaman dana.

Secara garis besar, Peer to Peer Lending adalah layanan usaha keuangan yang mempertemukan peminjam dan pemberi pinjaman dengan memanfaatkan jaringan internet. Layanan jasa keuangan tersebut memiliki badan hukum yang mengoperasikan, mengelola dan menyediakan layanan pinjam meminjam. Karena dibuat untuk memberikan dampak bagi keuangan para pelaku usaha, sistem keuangan yang dilindungi oleh badan hukum ini tentunya memiliki manfaat bagi mereka yang terlibat. Untuk mengetahui manfaatnya, simak penjelasannya di bawah ini:

a.     Manfaat bagi peminjam adalah mendorong inklusi keuangan, proses peminjam dana yang cepat, suku bunga pinjaman yang rendah dari suku bungan bank dan merupakan alternatif pinjaman bagi peminjam tak layak kredit. Karena merupakan pinjaman tanpa agunan, peminjam tidak perlu memberikan jaminan ketika akan melakukan pinjaman.

b.    Untuk investor, mereka akan mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi dan resiko investasi yang rendah. Investor bahkan dapat memilih peminjam yang berhak mendapatkan pendanaan dari uang yang diinvestasikan. Suku bunga dari peminjam memiliki nilai yang signifikan. Karena itulah, investor akan mendapatkan keuntungan yang berlipat.

c.     Manfaat bagi perbankan adalah dapat mengurangi biaya kredit, sebagai alternatif investasi bagi perbankan, menambah DPK dan penambahan chanel penyaluran kredit.

Meskipun memberikan manfaat bagi peminjam, investor dan perbankan, investasi p2p ternyata juga menyebabkan beberapa resiko. Untuk peminjam misalnya, suku bunga dapat melonjak naik ketika kelayakan kredit peminjam mengalami kejatuhan. Peminjam yang telat membayarkan pinjamannya, mereka diharuskan untuk mengganti dengan dana yang sangat tinggi. Karena pinjaman diperuntukan dalam waktu yang singkat, tagihan peminjam akan merangkak naik ketika pinjaman dilakukan dalam waktu yang panjang.

Untuk pendananya sendiri, pendana tidak dapat melakukan penarikan uang dengan seenaknya sendiri. Selain tidak memiliki kebebasan dalam melakukan penarikan uang, pendana dapat kehilangan uang yang diinvestasikan ketika peminjam tak sanggup mengembalikan dana yang mereka pinjam. Untuk mengurangi resiko tersebut, Amartha menjadi pilihan kita untuk berinvestasi dan melakukan pinjaman dana.

Author Image

About Info Terupdate
Soratemplates is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design

No comments:

Post a Comment